Rabu, 23 Juni 2010


Hak asasi merupakan hak mendasar yang dimiliki setiap manusia semenjak dia lahir. Hak pertama yang kita miliki adalah hak untuk hidup seperti di dalam Undang Undang No. 39 tahun 1999 pasal 9 ayat (1) tentang hak asasi manusia, “Setiap orang berhak untuk hidup, mempertahankan hidup, dan meningkatkan taraf hidupnya”, ayat (2) “Setiap orang berhak hidup tenteram, aman, damai, bahagia, sejahtera, lahir dan bathin”, dan ayat (3) “Setiap orang berhak atas lingkungan hidup yang baik dan sehat.”

Seiring berjalannya waktu, hak asasi manusia (HAM) mulai dilindungi oleh setiap negara. Salah satunya adalah Indonesia, hak asasi manusia (HAM) secara tegas di atur dalam Undang Undang No. 39 tahun 1999 pasal 2 tentang asas-asas dasar yang menyatakan “Negara Republik Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia sebagai hak yang secara kodrati melekat pada dan tidak terpisahkan dari manusia, yang harus dilindungi, dihormati, dan ditegakkan demi peningkatan martabat kemanusiaan, kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecerdasan serta keadilan.”

Meskipun di Indonesia telah di atur Undang Undang tentang HAM, masih banyak pula pelanggaran-pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia. Pelanggaran HAM yang baru-baru ini sedang marak adalah pelanggaran hak asasi perlindungan anak. Padahal di dalamnya sudah terdapat Undang Undang yang mengatur di dalamnya, antara lain Undang Undang No. 4 tahun 1979 diatur tentang kesejahteraan anak, Undang Undang No. 23 tahun 2002 diatur tentang perlindungan anak, Undang Undang No. 3 tahun 1997 tentang pengadilan anak, Keputusan Presiden No. 36 tahun 1990 diatur tentang ratifikasi konversi hak anak.

Persoalan mungkin dapat menjadi rumit ketika seorang anak mengalami diskriminasi berlapis, yaitu seorang anak perempuan. Pertama, karena dia seorang anak dan yang kedua adalah karena dia seorang perempuan. Di kasus inilah keberadaan anak perempuan diabaikan sebagai perempuan.

Ada banyak kasus tentang pelanggaran hak atas anak. Misalnya pernikahan dini, minimnya pendidikan, perdagangan anak, penganiayaan anak dan mempekerjakan anak di bawah umur. Pernikahan dini banyak terjadi di pedesaan, 46,5% perempuan menikah sebelum mencapai 18 tahun dan 21,5% menikah sebelum mencapai 16 tahun. Survey terhadap pekerja seks komersial (PSK) di lokalisasi Doli, di Surabaya ditemukan bahwa 25% dari mereka pertama kali bekerja berumur kurang dari 18 tahun (Ruth Rosenberg, 2003).

Contoh kasus paling nyata dan paling segar adalah pernikahan yang dilakukan oleh Kyai Pujiono Cahyo Widianto atau dikenal dengan Syekh Puji dengan Lutfiana Ulfa (12 tahun). Di dalam pernikahan itu seharusnya melanggar Undang Undang perkawinan dan Undang Undang perlindungan anak.

Kasus ini juga ikut membuat Seto Mulyadi, Ketua KOMNAS Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terjun langsung. Menurutnya perkawinan antara Syekh Puji dengan Lutfiana Ulfa melanggar tiga Undang Undang sekaligus. Pelanggaran pertama yang dilakukan Syekh Puji adalah terhadap Undang Undang No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Di dalam Undang Undang tersebut disebutkan bahwa perkawinan dengan anak-anak dilarang. Pelanggaran kedua, dilakukan terhadap Undang Undang No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak yang melarang persetubuhan dengan anak.

Dan yang terakhir, pelanggaran yang dilakukan terkait dengan Undang Undang No. 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan. Setelah menikah, anak itu dipekerjakan dan itu seharusnya dilarang. Selain itu, seharusnya di umur Lutfiana Ulfa yang sekarang adalah masa untuk tumbuh dan berkembang, bersosialisasi, belajar, menikmati masa anak-anak dan bermain.

Senin, 21 Juni 2010


Kata Kata Humor

Orang Amerika kentut bilang, "EXCUSE ME".
Orang Inggris kentut bilang, "PARDON ME".
Orang Singapore kentut bilang, "I'M SORRY".
Kalo Orang Indonesia kentut, pasti bilang, "NOT ME!! NOT ME!!"

IF u need ADVICE, message me.
If u need FRIEND, call me.
If u need HELP, e-mail me.
If u need MONEY, nomor yg anda tuju tidak dapat dihubungi. terima kasih.

Seorang nenek yang nyebrang jalan hampir ketabrak motor.
Pengendara motor marah : "Nenek bego! Nyebrang jalan gak liat2!"
Nenek sewot : "Lo yg bego!! Nabrak nenek-nenek aja gak kena..!!"

Kalo bahasa inggrisnya beras adalah rice
Kalo bahasa inggrisnya panjang adalah long
Jadi, K'lo bahasa inggrisnya beras panjang adalah LONGTONG

Menurut penelitian terbaru oleh para ahli kedokteran, ternyata 100 % penyebab kematian seseorang adalah jantung, yaitu JANTUNGNYA BERHENTI BERDENYUT

Kata-kata Mutiara Cinta

Cinta yang tak pernah habis untuk dibicarakan, entah berapa ribu bahkan jutaan kata-kata mutiara tentang cinta untuk diucapkan, direnungkan, dikhayalkan, namun belum tentu bisa direalisasikan. Entahlah, cinta memang aneh dan bisa diungkapkan dengan kata-kata mutiara cinta sesuai dengan situasi dan kondisi. Kumpulan kata-kata mutiara cinta dibawah ini mungkin bisa memberi inspirasi bagi anda untuk mengungkapkan betapa dalam cinta anda pada si dia.

Cinta sebenarnya tidak buta. Cinta adalah sesuatu yang murni, luhur dan diperlukan.
Yang buta adalah bila cinta itu menguasai dirimu tanpa suatu pertimbangan.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak, bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka,
bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merasa rindu dan cemburu.

Cinta bukanlah dari kata-kata tetapi dari segumpal keinginan diberi pada hati yang memerlukan.
Tangisan juga bukanlah pengobat cinta karena ia tidak mengerti perjalanan hati nurani.

Kejarlah cita-cita sebelum cinta, apabila tercapainya cita-cita maka dengan sendirinya cinta itu akan hadir.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Cinta pertama adalah kenangan, Cinta kedua adalah pelajaran, dan cinta yang seterusnya adalah satu keperluan
karena hidup tanpa cinta bagaikan masakan tanpa garam. Karena itu jagalah cinta yang dianugerahkan itu
sebaik-baiknya agar ia terus mekar dan wangi sepanjang musim.

Kecewa bercinta bukan berarti dunia sudah berakhir. Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu
yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu
sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa kekecewaan itu.

Hanya diperlukan waktu semenit untuk menafsir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan
sehari untuk mencintai seseorang, tetapi diperlukan waktu seumur hidup untuk melupakan seseorang.

Hidup tanpa cinta sepeeti makanan tanpa garam. Oleh karena itu, kejarlah cinta seperti kau mengejar waktu dan apabila kau sudah mendapat cinta itu, jagalah ia seperti kau menjaga dirimu. Sesungguhnya cinta itu karunia Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sebuah percintaan, janganlah kamu sesali perpisahan tetapi sesalilah pertemuan.
Karena tanpa pertemua tidak akan ada perpisahan. Menikahlah dengan orang yang lebih mencintai diri kita
daripada kita mencintai diri orang itu. Itu lebih baik daripada menikahi orang yang kita cintai tetapi tidak menyintai
diri kita karena adalah lebih mudah mengubah pendirian diri sendiri daripada mengubah pendirian orang lain.

Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukanlah dari pemberian semata.

Ibaratkalah kehilangan cinta itu seumpama hilangnya cincin permata di lautan luas yang tiada bertepi dan harus dilupakan.

Cinta tidak selalu bersama jodoh, tapi jodoh selalu bersama cinta.

Kata pujangga ; Cinta letaknya di hati, meskipun tersembunyi, namun getarannya jelas sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan kita sehingga kadangkala kita melakukan hal terbodoh tanpa kita sadari.

Cinta dimulai dengan senyuman, tuumbuh dengan dekapan dan seringkali berakhir dengan air mata.

Teman Baik yang Khianat

Muka-ku memerah, sedang marah besar. Rasanya kepala-ku mau pecah saat ini juga. “Grrrrhhhh!!!! Aku benci padamu, Morin!”, gumam-ku dalam hati. Tiba-tiba Sylvia, kakak-ku, datang. “Ada apa, Venda? Kamu kayaknya lagi marah, deh! Coba cerita sama kakak ada apa….”, bujuk Kak Sylvia. “Ah, kakak nggak perlu tahu! Ini masalahku sendiri,”, kataku dengan senyum di bibir. Padahal, saat itu aku masih ada rasa benci dengan Morin.

“Ayolah, Venda…. Kamu dulu sudah pernah bilang sendiri, kan? Di keluarga kita ini nggak ada lagi yang namanya rahasia-rahasiaan. Kita harus saling terbuka satu sama lain,”, kata Kak Sylvia. “Maafkan Venda, ya, Kak… Dulu, memang Venda pernah berkata seperti itu. Namun sekarang aturan itu sudah hilang. Venda maaf… banget.”, kataku merahasiakan.

Kak Sylvia duduk disampingku, duduk diatas kasur. “Venda, Kakak janji, kok, nggak akan ada yang tahu tentang ini. Dan Venda tenang saja, karena Kakak nggak akan bocorin rahasia ini ke siapapun.”, kata Kak Sylvia. “Kakak janji?”, Kak Sylvia mengangguk. “Nggak akan beritahu ke siapapun termasuk ke Mama Papa?”, tanyaku. “Ok, rahasiamu aman ditanganku,”, kata Kak Sylvia.

Aku mengangguk mantap. Sebenarnya… aku tidak mau memberitahukan ke siapapun tentang ini. Tapi… aku sendiri sudah mengatakan bahwa di keluarga ini tidak ada lagi rahasia-rahasiaan. “Ok, Kak… Kakak janji, ya, jangan bilangin ke siapa-siapa.”, kataku. “Iya, bukannya kamu sudah bilang tadi?”, tanya Kak Sylvia.

“Cerita ini sangat mengharukan. Tadi, waktu aku istirahat di sekolah, aku menghampiri Morin, Aminah, Hanni, dan Henna. Saat itu Morin bertanya padaku; “Ibumu namanya Bu Syalabiyyah, kan?”. Lalu aku menjawab; “Kalau iya, memang kenapa?”. Tapi dia malah mengejek; “Syalabiyyah, kalau ditengah-tengah huruf a dan b ditambah huruf h jadi apa? Terus, huruf y itu dibuang. Jadi apa coba?”. Aku menjawab; “Salahbiyyah?”. Dia malah tambah mengejek; “Coba kata ‘biyyah’ nya kamu hapus.”. Aku lalu berseru marah; “Apa?! Kamu mengejek Mama-ku, ya?!”. Aku lalu pergi ke kantor, dan melaporkan kronologis itu pada Bu Ririn, begitu,”, uraiku sedih.

“Lalu, apa yang dikatakan Bu Ririn pada anak-anak nakal, itu?”, tanya Kak Sylvia, matanya memerah, seraya menahan tangis. “Anak-anak! Kalian harus meminta maaf pada Venda. Dia kan, kasihan. Masa orangtuanya kalian ejek. Kalian harus tahu, mengejek orangtua teman itu sama saja mengejek orang tua sendiri.”, jelasku.

“Lalu?”, tanya Kak Sylvia. “Lalu mereka saling tunjuk, dan aku memberi tahu pada Bu Ririn, bahwa hanya Morin yang mengejek. Morin tertunduk, lalu meminta maaf.”, jelasku. “Apakah kamu memaafkan Morin? Aku ingin tahu jawabmu,”, ujar Kak Sylvia. “Tidak akan!”, seruku.

Keesokan harinya….

Saat istirahat tiba, aku tidak menghampiri teman baikku yang kini telah berubah, Morin. Namun, aku masih memiliki teman baik yang banyak. Dulu sih… Morin akrab sekali denganku. Atau bisa dibilang Morin dan aku adalah best friend atau nama lainnya sahabat sejati. Namun kini tidak lagi. Sekarang dia, best friend-ku itu telah menjadi bad friend, atau teman buruk. Ya… tidak sampai bad friend-lah. Paling hanya sebatas benci. Meski aku tahu dia hanya bercanda, tapi bercandanya itu sudah jauh diluar batas.

Aku menghampiri Ghiani dan Putri. “Ghiani, Putri, kita main, yuk!”, ajakku. “Aduh… sayang sekali, Venda. Padahal kami mau mengajak Morin bermain.”, kata Ghiani. “Jangan cemas Ghiani… kita bisa mengajak Venda bermain bersama dengan Morin bukan?”, kata Putri.

“Apa? Morin?! Aku bilang pada kalian ya…. Teman baikku itu….” “Sttt…. diam dulu, dia akan datang kesini. Lihat saja!”, sahut Ghiani. “Venda, kita main, yuk!”, ajak Morin sambil menggandeng tanganku. “Sorry banget, Rin, aku mau…”, aku tak bisa melanjutkan kata-kataku.

“Aku kan sudah minta maaf sama kamu dengan kejadian kemarin. Kamu nggak memaafkan aku, ya?”, Morin menaikkan alisnya. “B-bukan begitu, Morin, aku hanya… Aku juga minta maaf, selama ini kita sudah menjadi best friend, tapi kini tidak lagi…”, kataku.

“Apa? K-kamu tidak memaafkan aku? Kita memang sudah menjadi best friend sedari dulu, Venda. Aku kan sudah minta maaf. Tapi apakah kamu tidak mau memaafkan aku? Teman baikmu sendiri. Dan sekarang kamu sudah menganggapku sebagai bad friend? Begitu?”, ujar Morin dengan marah. Astaga! Aku tak menyangka kalau Morin tahu apa yang ada di pikiranku.

“Tidak sampai bad friend, Morin…”, kataku. “Lalu? Apa maksudmu melakukan semua ini?”, tanya Morin. “Aku sangat minta maaf Morin. Meski aku tahu kamu hanya bercanda, tapi bercanda-mu sudah diluar batas. Dan itu tidak baik,”, kataku, lalu pergi meninggalkan mereka bertiga.

Morin berusaha mengejarku. “Maafkan aku Venda… Maafkan aku… Aku sungguh minta maaf padamu. Semua ini hanyalah bercanda. Maafkan aku kalau semua ini aku salah. Tapi jangan membenciku, Venda… Aku juga tidak akan membencimu. Tapi aku mohon padamu untuk memaafkan aku. Semoga nasi belum menjadi bubur. Sungguh, aku minta maaf, Venda…”, mata Morin memerah, seperti menahan tangis.

“Ok, aku akan maafkan kamu, tapi kamu harus berjanji tidak akan mengejek seperti itu lagi.”, Morin mengangguk, matanya kini berbinar-binar. “Seorang ibu adalah pahlawan terbesar untuk kita. Meski pahlawan RI memiliki jasa yang besar, tapi ibu-lah yang memiliki jasa paling besar.”, kataku. “Jadi… kamu memaafkan aku? Terima kasih banget, ya, Ven! Soalnya dosa mengejek orang tua itu sangatlah besar. Dan aku juga tahu, kalau arti dari Syalabiyyah itu adalah cantik, sama seperti ibumu. Ibumu juga cantik.”, puji Morin.

Akhirnya, aku dan Morin saling berpelukan. Dan mulai saat itu, kami menjadi teman baik lagi

Idrus Hakimy Dt Rajo Panghulu

=A=

1. adaik baulua jo bapatuik, makanan banang siku-siku, kato bana indak baturuik,
engeran bathin nan baliku.

Yang lari dari kebenaran, menandakan rasa keimanan kepada ALLAH sangat tipis.

2. Adaik basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato adaik mamakai.
Adat Minangkabau bersendikan kepada ajaran syarak ( Agama Islam ).

3. Ayam bakukuak paja manyinsiang, tabuah babunyi azanpun riuah, jagolah lalok mari sumbayang, manyambah ALLAH diwaktu subuah.
Selalulah menjadi ummat yang taat mengerjakan Shalat diawal waktu.

=B=

1. Buang siriah buang bidak, buang puluik buang tingkalang, kato nan bana dipatidak
sandi iman nan nyato kurang.

Seseorang yang pendusta yang suka merubah kebenaran, sendi keimanan yang sangat kurang.

2. Banyak gunonyo tujuan Shalat, untuak malarang keji jo mungka, iduik salamaik dunia akhiraik, badan sehat pikiran bana.
Kerjakan Shalat yang lima waktu setiap hari dan kalau ada sakit ada aturannya.

3. Biasokan anak-anak jo sumbayang, aja batauhid sarato iman, santoso dunia jo akhiraik lapeh utang ibu jo bapak.
Didiklah anak-anakmu dengan Shalat, ajarkan tauhid dan iman, selamat dunia dan akhirat, lepas hutang ibu dan bapak kepada ALLAH.

=D=

1. Didalam nan duo kalarasan, adaik manjadi darah dagiang, syarak nan lazim kaimanan, adaik nan kewi nan mandindiang.
Adat di Minangkabau adalah merupakan pagar yang kokoh terhadap agama Islam.

2. Dituruik parentah ALLAH, dipakai kato kabulatan, kok syarak taujudullah, kok adaik lah taambun jantan.
Hendaklah menjadi pemeluk Islam yang baik dan beramal.

3. Dek rajin pandai nan datang, dek maleh buruak tasuo, hari pagi mananti patang, insyaflah diri jo tubuah.
Selama muda akan tua, tua akan kembali kepada asalnya, yakni mati berkalang tanah.

4. Dirikan shalat taruih manaruih, jikok sakik ado aturan, iduik baulemu baama tuluih sumbayang subuah jadi didikan.
Kerjakanlah shalat yang lima waktu setiap hari, dan kalau ada sakit ada aturannya.

5. Dari ketek mulai baimaik, untuak tunaikan rukun kalimo, baraja imaik jadi didikan sanang santoso akhia kamudian.
Belajar hemat dan rajin semenjak kecil, dengan menabung untuk menunaikan rukun Islam yang kelima.

=F=

1. Firman Tuhan dalan Al-qur’an, sado aturan langkok disitu, untuak pambina mamupuak iman, manjadi ummaik basatu padu.
Sembahyang mendidik manusia menjadi manusia yang bermental baik dan mengandung ajaran persatuan.

=G=

1. Gantang dibodi caniago, cupak dikoto rang piliang, dunia alah kiamaik tibo, jalan luruih labuah basimpang.
Setelah hari kiamat dua jalan harus ditempuh, jalan kesorga dan jalan keneraka.

2. Gantang dibodi caniago, cupak dijadikan kasukatan, adaik mamakai syarak mangato, ujuik satu balain jalan.
Tujuan ajaran adat dan agama Islam sama-sama mencapai kehidupan yang baik dan bahagia dunia wal-akhirat.

=I=

1. Indak dapek sarimpang padi, batuan dibalah kaparaku, indak dapek bakandak hati, kandak ALLAH nan balaku.
Rencana ditangan manusia, putusan seluruhnya terletak pada ALLAH.

2. Indak mingkudu indak bagatah, antah kok birah jo kaladi, indak panghulu nan indak gawa, antah kok ALLAH jo NABI.
Manusia bersifat salah dan lupa, yang sempurna dalah ALLAH dan Rasulnya serta para ambiaa.

=J=

1. Jarajak pamaga rumah, panjago anak jan jatuah. Dikucak kalau indak guyah, tandonyo iman nan alah taguah.
Kalau sudah sabar dalam cobaan, suatu pertanda keimanan yang telah kuat berurat berakar.

=K=

1. Kalimbago tantangan adaik, syarak bahadih jo dalia, dek dunia dapek akhiraik, dek syarak santoso tumbuah.
Akhirat yang baik akan dapat dicapai dengan baiknya amal manusia didunia.

=L=

1. Limbago jalan batampuah, itu nan utang niniak mamak, sarugo di iman taguah, narako dilaku awak.
Balasan sorga tergantung kepada amal yang sholeh dan baik, neraka tergantung kepada fiil yang jahat.

2. Limo kaum duo baleh koto, batabek basawah tangah, kok pandai bana bakato-kato hati indak patuah pado ALLAH.
Bagaimanapun pintarnya berbicara, tetapi yg dinilai adalah keimanan kpd. ALLAH.

3. Layang-layang tabang malayang, sugi-sugi pamaga baniah, elok bak itu rang sumbayang, hati suci mukonyo janiah.
Seseorang yang taat mengerjakan Shalat, dia akan mempunyai ketenangan dalam hidup dan mukanya berseri-seri.

=N=

1. Nan mancancang nan mamapek, nan bahutang nan mambaia, tali jo Tuhan kalau lapeh, dunia anguih akhirat caia.
Hubungan manusia dengan ALLAH kalau terputus akan membawa kesengsaraan dunia akhirat.

=P=

1. Pariangan manjadi tampuak tangkai, Pagaruyuang pusek tanah data, tigo luhak rang mangatokan, adaik jo syarak kok bacarai, bakeh bagantuang nan lah sakah, tampek bapijak nan lah taban.
Adat dan syarak di Minangkabau kalau bercerai, maka masyarakat akan kehilangan pedoman dan pegangan dan kehancuran total dibidang moral.

=S=

1. Syariat pandang nan nyato, hakikat lurahnyo dalam, bahimpun adaik jo agamo, sehat rohani lua jo dalam.
Kalau dipakai adat dan agama Islam, selamat dunia dan akhirat.

2. Simuncak mati tarambau, kaladang mambao ladiang, lukolah pao kaduonyo. Adaik jo syarak di Minangkabau, umpamo aua jo tabiang, sanda manyanda kaduonyo.
Adat dan agama Islam seumpama aur dengan tebing. Kalau aur runtuh tebingpun runtuh, kalau tebing runtuh aurpun tumbang.

3. Sajak adaik basandi syarak, duo aturan lah tajalin, dalam lauik indak barombak, tagak dipadang indak barangin.
Berjalin adat dan syarak, adat dipakai agama diamalkan, membawa keselamatan hidup bermasyarakat.

4. Sumbayang Subuah duo rakaat, parintah Tuhan panuah rahasio, lakeh karajokan jan talambek, manuruik rukun sarato saraik.
Melalaikan waktu subuh mendatangkan laknat, mengerjakan tepat waktunya mendatangkan banyak rahmat.

=T=

1. Tuhan ALLAH bersifat qadim, manusia bersifat kilaf, salah ka Tuhan mintak tobaik, salah ka manusia mintak maaf.
Tobatlah kepada Tuhan sebelum ajal datang, dan bermaaf-maafanlah sesama manusia selama sehat.

2. Tasindoroang jajak manurun tatukiak jajak mandaki, adaik jo syarak kok tasusun bumi sanang padi manjadi.
Kemakmuran dan kebahagiaan dapat dicapai dengan mengamalkan agama Islam dan memakai adat sebagai budi.

3. Tujuan hiduik mancapai takuik, lapeh dari pangaruah judi, randahkan diri tinggikan cito, mari baniaik katanah suci.
Selalulah menjadi manusia yang bertaqwa, jauhi pekerjaan judi dan maksiat lainnya, cintalah untuk mengerjakan rukun Islam yang kelima.

4. Tumangguang manjamua padi, dijamua diateh bawak, Islam tangguang kapia indak jadi, apokoh namo badan awak.
Mengamalkan agama dan adat tidaklah setengah-setengah atau sewaktu-waktu, kalau tidak siapa gerangan panggilannya orang.

Kamis, 17 Juni 2010


Sejarah Islam

Pendahuluan

Risalah Islam dilanjutkan oleh Nabi Muhammad s.a.w. di Jazirah Arab pada abad ke-7 masehi ketika Nabi Muhammad saw mendapat wahyu dari Allah swt. Setelah kematian Rasullullah s.a.w. kerajaan Islam berkembang hingga Samudra Atlantik dan Asia Tengah di Timur.

Namun, kemunculan kerajaan-kerajaan Islam seperti kerajaan Umayyah, Abbasiyyah, Turki Seljuk, dan Kekhalifahan Ottoman, Kemaharajaan Mughal, India,dan Kesultanan Melaka telah menjadi kerajaaan yang besar di dunia. Banyak ahli-ahli sains, ahli-ahli filsafat dan sebagainya muncul dari negeri-negeri Islam terutama pada Zaman Emas Islam. Karena banyak kerajaan Islam yang menjadikan dirinya sekolah.

Di abad ke-18 dan 19 masehi, banyak daerah Islam jatuh ke tangan Eropa. Setelah Perang Dunia I, Kerajaan Ottoman, yaitu kekaisaran Islam terakhir tumbang.

Jazirah Arab sebelum kedatangan Islam merupakan sebuah kawasan yang dilewati oleh jalur sutera. Kebanyakkan Bangsa Arab merupakan penyembah berhala dan sebagian merupakan pengikut agama Kristen dan Yahudi. Mekah adalah tempat suci bagi bangsa Arab ketika itu karana terdapat berhala-berhala mereka dan Telaga Zamzam dan yang paling penting sekali serta Ka'bah yang didirikan Nabi Ibrahim beserta Ismail.

Nabi Muhammad saw. dilahirkan di Mekah pada Tahun Gajah yaitu 570 masehi. Ia merupakan seorang anak yatim sesudah kedua orang tuanya meninggal dunia. Muhammad akhirnya dibesarkan oleh pamannya, Abu Thalib. Muhammad menikah dengan Siti Khadijah dan menjalani kehidupan yang bahagia.

Namun, ketika Nabi Muhammad saw. berusia 40 tahun, beliau didatangi Malaikat Jibril Sesudah beberapa waktu Muhammad mengajar ajaran Islam secara tertutup kepada rekan-rekan terdekatnya, yang dikenal sebagai "as-Sabiqun al-Awwalun(Orang-orang pertama yang memeluk Islam)" dan seterusnya secara terbuka kepada seluruh penduduk Mekah.

Pada tahun 622 masehi, Muhammad dan pengikutnya hijrah ke Madinah. Peristiwa ini disebut Hijrah. Peristiwa lain yang terjadi setelah hijrah adalah pembuatan kalender Hijirah.

Penduduk Mekah dan Madinah ikut berperang bersama Nabi Muhammad saw. dengan hasil yang baik walaupun ada di antaranya kaum Islam yang tewas. Lama kelamaan para muslimin menjadi lebih kuat, dan berhasil menaklukkan Kota Mekah. Setelah Nabi Muhammad s.a.w. wafat, seluruh Jazirah Arab di bawah penguasaan Islam.


[sunting]Islam di Indonesia

Islam telah dikenal di Indonesia pada abad pertama Hijaiyah atau 7 Masehi, meskipun dalam frekuensi yang tidak terlalu besar hanya melalui perdagangan dengan para pedagang muslim yang berlayar ke Indonesia untuk singgah untuk beberapa waktu. Pengenalan Islam lebih intensif, khususnya di Semenanjung Melayu dan Nusantara, yang berlangsung beberapa abad kemudian. Salah satu bukti peninggalan Islam di Asia Tenggara adalah dua makam muslim dari akhir abad ke 16


Sajak Persahabatan

Dan seorang remaja berkata, Bicaralah pada kami tentang Persahabatan.

Dan dia menjawab:

Sahabat adalah keperluan jiwa, yang mesti dipenuhi.

Dialah ladang hati, yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih.

Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu.

Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian.

Bila dia berbicara, mengungkapkan fikirannya, kau tiada takut membisikkan kata "Tidak" di kalbumu sendiri, pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya".

Dan bilamana dia diam,hatimu berhenti dari mendengar hatinya; kerana tanpa ungkapan kata, dalam persahabatan, segala fikiran, hasrat, dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi, dengan kegembiraan tiada terkirakan.

Di kala berpisah dengan sahabat, tiadalah kau berdukacita;

Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya, mungkin kau nampak lebih jelas dalam ketiadaannya, bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki, nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.

Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya, bukanlah cinta , tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan.

Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

Jika dia harus tahu musim surutmu, biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.

Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya, untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu?

Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu!

Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu, bukan mengisi kekosonganmu.

Dan dalam manisnya persahabatan, biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan..

Karena dalam titisan kecil embun pagi, hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan.



Jalanan di sepanjang gang sempit itu dipenuhi botol-botol kosong. Baunya bercampur aduk. Kania menutupi hidungnya dengan sapu tangan. Langkahnya semakin cepat. "Sial, anak bos satu itu memang menjengkelkan. Lihat nanti pembalasanku, "bisiknya jengkel. Belum habis sumpah serapah keluar dari mulutnya, Kania dikejutkan oleh makhluk kecil yang melintas cepat di depannya. Hampir saja hewan kecil itu terlindas sepatu sandal yang dikenakannya. "Hiii... "seru Kania. Tubuhnya seketika doyong ke kanan. Untunglah Kania mampu menopang berat badannya. Jantungnya berdebar kencang. "Ii.. itu tikus, bukan? tanya Kania sambil menenangkan diri. Segera Kania mengibaskan pipa celana panjang yang dikenakannya lebar-lebar. Bayangan hewan menjijikkan itu menyelusup masuk ke badannya membuat sekujur tubuh Kania menggigil ketakutan. Tanpa pikir panjang lagi Kania memacu kakinya sekuat tenaga. Kania berlari dan terus berlari. Hanya satu yang diinginkannya saat itu, sampai di rumah secepatnya.
***

Kring..kring..kring… suara HP itu berbunyi lagi. Kania menyembunyikan kepalanya di balik bantal. Kring..kring… suara telepon itu terus berdering memaksa Kania untuk mengangkatnya. Sekilas dibacanya sebuah nama di layar HP. “Huh, dia lagi. Kurang apa dia menyakitiku kemarin? “Keluh Kania. Kekesalannya pada peristiwa kemarin sore belum juga usai. Dan hari ini dia memutuskan untuk di rumah saja, mengerjakan skripsinya. Masa bodoh dengan projek pekerjaannya itu. Ditimbang-timbangnya HP dalam genggaman. Tak lama sambil menyunggingkan senyum pembalasan, ditekannya tombol off. Kania tersenyum puas. Ditariknya selimut rapat-rapat menutupi tubuh. “Tak ada lagi yang menggangguku… merdeka. Kania kembali meneruskan mimpi indahnya.

“Neng..neng….”, suara Bi Nah dan bunyi ketukan di pintu samar-samar masuk ke dalam mimpi Kania. “Neng, ada tamu”. Kali ini suara bi Nah jelas terdengar. “Neng…, suara Bi Nah mulai terdengar putus asa. Kania tak tega hati mendengar suara Bi Nah yang memelas itu. Disingkapnya selimut perlahan, dan berdiri menuju pintu kamar. Diputarnya gerendel pintu dan tampak wajah Bi Nah dengan senyum sabarnya. “Ada apa Bi?, “tanya Kania masih setengah sadar. “Anu neng.. ada tamu dari kantor. Katanya penting.” Insting Kania langsung mencium tanda bahaya. Ia tahu ini pasti ulah si bos baru itu. Kania langsung mengubah gerak tubuhnya. Masih dengan wajah setengah mengantuk ia mengeluh pusing dan mual. Bi Nah yang melihat kondisi putri majikannya segera memapah Kania duduk di tepi tempat tidur. “Bi Nah buatkan the hangat dan bubur untuk neng Kania ya. Neng Kania istirahat saja. Biar nanti bibi yang bilang ke teman kantor neng Kania kalau neng Kania sakit. “ucap Bi Nah panjang lebar. Kania pura-pura menggangguk lemas.

“Neng….” Suara Bi Nah terdengar ragu dan takut-takut. Kania dengan malas membalikkan badannya. Alangkah kagetnya ia ketika melihat orang yang paling dibencinya muncul di hadapannya. Kania memalingkan muka dan melirik Bi Nah tajam, tapi yang dilirik hanya menunduk dan mengucap lirih “Maaf neng Kania..”ujar Bi Nah sambil beranjak pergi dan menutup pintu kamar. “Bi Nah tidak salah apa-apa, saya lah yang memaksa dia untuk mengantarkan saya ke sini, “sela laki-laki muda di hadapan Kania. Kania berusaha bangkit dari tempat tidurnya. Arif, nama laki-laki itu spontan mendekati Kania dan mengulurkan tangannya membantu Kania. “Kamu sakit, Kania? Kecapekan? “Tanya Arif penuh perhatian. Kania sebal mendengarnya. “Aku minta maaf. Tapi, tikus itu tidak menggigitmu kan?”. Kania diam terpaku mendengar pertanyaan Arif. Tikus? Mengapa Arif tahu soal tikus? Apakah dia mematai-mataiku juga? Pandangan mata Kania yang bingung dan penuh tanya menyadarkan Arif. “Aku tahu kamu marah besar padaku. Aku tahu proyek ini membuat kita semua jadi gila. Lembur berminggu-minggu. Diskusi dan perdebatan panjang. Dan puncaknya kemarin sore. Kita semua lelah dan tertekan.”

Kania sibuk menyimak. Hatinya terluka. Kemarin dia dengan penuh percaya diri melaporkan hasil pekerjaan timnya ke Arif. Arif yang sedang asyik bertelepon hanya memandang sekilas pada hasil kerja Kania dan teman-teman. Sebelum akhirnya dia melontarkan kritik pedas di telinga Kania. Selama ini Kania selalu mendiskusikan ide dan perkembangan timnya kepada Arif sebagai ketua kelompok. Dan Arif tampak menyetujui semua gagasan yang diajukan Kania. Kania bukan tak bisa menerima kritik tapi sikap Arif yang bosy membuatnya muak dan sebal. Sore itu Kania membanting pintu dan berjalan keluar. Dia bertekad untuk keluar dari projek dan membiarkan Arif membereskan semuanya. “Aku minta maaf Kania. Aku menyesal atas apa yang telah terjadi sore itu. Ketika kamu melangkah keluar, aku merasa.. aku tiba-tiba merasa akan kehilangan dirimu..” kata Arif terbata-bata. “Aku berlari mengejarmu. Tapi aku tak berani mendekatimu, Kania. Aku hanya mengikutimu dari kejauhan. Itulah sebabnya aku tahu kisah tikus itu.” Kania tak sanggup mengucapkan kata sepatahpun. Dia memandang Arif perlahan. “Aku memang laki-laki yang menyebalkan. Tapi aku bersungguh-sungguh dengan apa yang aku katakan. Mudah-mudahan kamu mau memaafkanku, Kania. “Pinta Arif tulus. Seberkas senyum muncul di wajah Kania. Arif tahu Kania telah memaafkannya. Senyum dan pancaran mata Kania memang tidak bisa berbohong. “Aku menyayangimu Kania lebih dari yang kau tahu, “bisik Arif dalam hati. Hanya dalam hati.

Selasa, 15 Juni 2010


.....REKAM MEDIS ....

Rekam medis adalah propesi yang sangat di butuhkan dalam dunia kesehatan, karena sampai sekarang ini tenaga rekam medis di indonesia masih sangat kurang atau di butuhkan baik di rumah sakit umum maupun rumah sakit swasta.
Rekam Medis catatan dan ingatan tentang pratek kedokteran dikenal sejak zaman palaelolitikum kurang lebih 25.000 sebelum masehi ditemukan di gua batu spanyol, Edwin Simth menemukan Papyrus yang ditulis pada tahun 1600 SM pada abad ke 19 dimesir masih tersimpan di New York Of Medicine.
Sedangkan University Of Leipzing menyimpan papyrus Ebers yaitu ditulis pada tahun 1550 SM kurang lebih, yaitu ditemukan diantara kaki mumi dekat Thebes pada tahun 1872, Hippocrates lahir pada tahun 450 SM dikenal sebagai "Bapak Ilmu Kedokteran"
Rumah Sakit pertama yang menyimpan data rekam medis sejak dibuka pada tahun 1137 yaitu rumah sakit St Bartholomew di London, Inggris.
Raja Henry ke 8 sejak berkuasa pada tahun 91509-1547) membuat peraturan tentang menjaga kerahasian dan kelengkapan isi rekam medis adalah rumah sakit St Bartholomew sedangkan di Amerika rumah sakit Penzyvania di dirikan pada tahun 1752 yaitu menyimpan Indeks pasien yang di simpan sampai sekarang dan di Boston rumah sakit Massachusete oleh pustakawan Grace Whiting Meyers pada tahun (1859-1957) mulai membuat Katalog catatan- catatan rekam medis pasien dan mengenal terminologi medis (istilah- istilah kedokteran).


Puisi untuk IBU


Ibu...
adalah wanita yang telah melahirkanku
merawatku
membesarkanku
mendidikku
hingga diriku telah dewasa

Ibu...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam

Ibu...
adalah wanita yang penuh perhatian
bila aku sakit
bila aku terjatuh
bila aku menangis
bila aku kesepian

Ibu...
telah kupandang wajahmu diwaktu tidur
terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran
terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang
terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
aku yang selalu menyita perhatianmu
aku yang telah menghabiskan air susumu
aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
engkau menangis karena aku
engkau sedih karena aku
engkau menderita karena aku
engkau kurus karena aku
engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
jasamu tiada terbalas
jasamu tiada terbeli
jasamu tiada akhir
jasamu tiada tara
jasamu terlukis indah di dalam surga

Ibu...
hanya do'a yang bisa kupersembahkan untukmu
karena jasamu
tiada terbalas

Hanya tangisku sebagai saksi
atas rasa cintaku padamu

Ibu..., I LOVE YOU SO MUCH
juga kepada Ayah...!!!